Jadilah Pengikut Kristus yang Tetap Setia


WARTA.TV - Melayani Tuhan Yesus Kristus membutuhkan sebuah ketekunan dan juga kesetiaan. Kita mungkin saja akan menemui rintangan berupa kesehatan yang buruk, hubungan dengan sesama yang bermasalah, atau keadaan-keadaan yang sulit. Namun sebagai seorang pengikut Kristus yang baik, kita terus maju dengan kekuatan Allah karena kita melayani sang Raja dari segala raja dan Tuhan dari segala tuan yang bersedia menyerahkan diri-Nya untuk kita semua yang mewarisi dosa turunan dari Adam dan Hawa!

Rasul Paulus memakai analogi mengenai seorang prajurit yang mengalami suatu penderitaan untuk menggambarkan pencobaan yang dapat dialami seorang percaya dalam pelayanannya kepada Kristus. Rasul Paulus di penghujung hidupnya telah setia menderita demi Injil. Ia mengarahkan atau mensupport Timotius untuk melakukan hal yang sama: 

Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus. Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain. Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus. Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya. Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga. Seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati hasil usahanya. Perhatikanlah apa yang kukatakan; Tuhan akan memberi kepadamu pengertian dalam segala sesuatu. Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku. Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu. Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal. Benarlah perkataan ini: "Jika kita mati dengan Dia, kitapun akan hidup dengan Dia; jika kita bertekun, kitapun akan ikut memerintah dengan Dia; jika kita menyangkal Dia, Diapun akan menyangkal kita; jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya." (2 Tim. 2:1-13)

Tuhan Yesus Kristus adalah setia. Dia pun selalu setia untuk melayani kita, sehingga seharusnya kita pun setia seperti teladan-Nya. Jangan sampai kekerasan hati membuat kita tidak setia sehingga tidak menjadi kepunyaan-Nya. 

Keberhasilan didalam setiap kehidupan kita ditentukan sejauh mana kesetiaan kita untuk tetap melakukan, mengerjakan dan berjuang dengan setia, setia adalah sebuah proses panjang yang pasti mengahadapi tentangan dan resiko, bagaimana tetap setia mulailah dari hal yang kecil.


Pengikut Kristus yang Setia artinya :

  • Berpegang teguh (pada sebuah janji, pada sebuah pendirian) 
  • Tetap dan teguh hati (dalam sebuah persahabatan)

Mengapa Pengikut Kristus harus SETIA ?

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. (Yohanes 15:16)

  • Tuhan yang memilih kita
  • Tuhan yang menetapkan kita
  • Untuk menghasilkan buah

Sebagai pengikut Kristus tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi, tetapi Tuhan mengetahuinya. Pada saat Tuhan mengatakan bahwa Tuhan yang memilih, maka kita harus percaya bahwa Tuhan juga akan menjamin dan akan ada rencana yang indah yang terjadi dalam kehidupan kita.

Bagaimana Caranya Supaya Pengikut Kristus Tetap Setia?


1. Tetap Fokus pada Pengorbanan Kristus (Ibr 12:1-4) 

Biasanya untuk bisa menjadi setia, kita harus tetap fokus tentang pengorbanan Tuhan  Yesus ketika Dia disalib. Jadi, apapun yang saat ini kita sedang hadapi, setialah agar kita mendapati mahkota dari Yesus.
 

2. Tabah Saat mengalami Proses (2 Kor 11:22-29)

Apabila kita bisa tabah pada saat mengalami proses, itu merupakan semata hanya oleh karena kasih karunia Tuhan. Tuhan yang sama akan menolong kita, karena Dia tetap setia dan baik dalam kehidupan kita
    

3. Hidup sebagai Pengikut Kristus adalah Pilihan (Ul 30: 11-20)

Dalam menjalani kehidupan, sebagai pengikut Kristus diberi pilihan, apakah kita akan memilih hal-hal yang baik (suatu nilai kebaikan akan ada pada hidup kita) atau didalam kehidupan kita hanya diisi oleh kekecewaan, kepahitan, dan hal yang tidak baik lainnya.

Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu. (Matius 25:23)


Nilai yang tertinggi ketika kita bertemu dengan Tuhan adalah sebuah kesetiaan (Be Faithful). Hasil akhir orang setia adalah  memiliki nilai yang sangat mahal.

Seharusnya sebagai pengikut Kristus bersyukur terhadap kasih dan kesetiaan Tuhan Yesus, yang telah menebus kita dari dosa dan memberikan kepercayaan sebuah pelayanan yang dapat kita lakukan hanya oleh kekuatan dari-Nya. Sebaiknya mulai saat ini, kita makin setia kepada-Nya dengan tulus dan kasih sekalipun harus menderita dalam pelayanan, sehingga kita menjadi pelayan Tuhan Yesus yang setia. 

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال