Jangan Pernah Menyerah dan Putus Asa

WARTA.TV - Semua orang tentunya memiliki tujuan dalam hidupnya. Namun untuk mencapai tujuan hidupnya tersebut tidaklah suatu perkara yang sangat gampang. Terkadang banyaknya rintangan mulai datang menghambat perjalanan untuk meraih kemajuan. Beratnya masalah yang akan dihadapi, membuat down semangat yang ada. Masalah tersebut membuat seseorang akan mulai menyerah, dan pada akhirnya tidak punya kekuatan lagi. 

Menyerah mengakibatkan pikiran kita terkunci yang pada akhirnya membuat setiap perkataan dan perbuatan kita semuanya menjadi negatif. Terkadang situasi atau sebuah keadaan yang menjadikan kita menyerah, seseorang lebih meyakini kondisi dan keadaannya dari pada janji Tuhan. Akan tetapi Tuhan dapat mengubah hal yang mustahil menjadi sebuah mujizat.

Yang menjadikan kita bisa meraih kemenangan dalam suatu pertandingan hidup adalah seberapa jauh kita mau tetap berjuang atau menyerah. Pada saat seseorang tidak menyerah maka bonus extra seperti semangat dan kreatifitas ditambahkan secara otomatis oleh Roh Kudus pada diri kita.
 

"Lalu ia menanggalkan jubahnya, ia segera berdiri dan pergi mendapatkan Yesus. Tanya Yesus kepadanya: "Apa yang kau kehendaki supaya Aku perbuat bagimu?"Jawab orang buta itu: "Rabuni, supaya aku dapat melihat!" Lalu kata Yesus kepadanya: "Pergilah, imanmu telah menyelamatkan engkau!" Pada saat itu juga melihatlah ia, lalu ia mengikuti Yesus dalam perjalanan-Nya. (Mrk.10:50-52)

Setelah itu bani Moab dan bani Amon datang berperang melawan Yosafat bersama-sama sepasukan orang Meunim. Datanglah orang memberitahukan Yosafat: "Suatu laskar yang besar datang dari seberang Laut Asin, dari Edom, menyerang tuanku. Sekarang mereka di Hazezon-Tamar," yakni En-Gedi. Yosafat menjadi takut, lalu mengambil keputusan untuk mencari TUHAN. Ia menyerukan kepada seluruh Yehuda supaya berpuasa. Dan Yehuda berkumpul untuk meminta pertolongan dari pada TUHAN. Mereka datang dari semua kota di Yehuda untuk mencari TUHAN.  ( 2 Taw. 20:1-4).

Pada saat kita menghadapi banyak masalah dan tantangan di dalam semua lini kehidupan kita, seharusnya kita menyadari, bahwa semua masalah itu mempunyai manfaat yang luar biasa, yaitu untuk membuat kita lebih mengerti tentang arti hidup ini dan lebih kuat dalam menjalani hidup dan membuat kita tidak gampang menyerah. 

Tuhan tak pernah mengajari seseorang untuk menjadi lelah. Karena Firman Tuhan hanya mengajari tentang dua hal, yaitu tidak ada yang Mustahil bagi Tuhan dan Jangan Menyerah. Kata Menyerah dan kata Berserah adalah membicarakan tentang dua hal yang berbeda. 

Menyerah bisa dimaknai bahwa seseorang tidak memiliki daya juang, tidak bisa melakukan apa-apa, dan menerima suatu masalah sebagai suatu nasib. Sedangkan kata Berserah merupakan suatu tindakan untuk mempercayakan hidup kita di dalam rancangan tangan TUHAN, sehingga seseorang akan dapat melakukan hal-hal yang baik bagi Tuhan.

Bagaimana Supaya Pantang Menyerah Pada Masalah? yaitu  :

1. Apa yang Kita Dengar, itu yang akan Menentukan.

Apabila kita ingin menjadi manusia yang pantang menyerah, sebaiknya jangan menjadi manusia yang hanya mendengar berita-berita dari luar yang tidak pasti seperti berita HOAX, mendengar gosip, dan mendengar hal-hal yang tidak baik, namun sebaiknya mulai mendengarkan Firman Tuhan. Sebab Firman Tuhan tidak hanya sebuah cerita, namun Firman Tuhan merupakan sebuah Kabar Baik yang memiliki sumber fakta yang real kemudian dapat memberikan kekuatan dan penghiburan di saat keadaan yang sedang tidak baik sekalipun. Oleh karena itu apapun yang kita dengar di dunia ini, kita tetap harus memprioritaskan untuk mendengarkan Firman Tuhan.

Bartimeus tidak mau mendengar dari sesama pengemis, namun dia mendengar dari kesaksian orang yang lalu-lalang di pinggir jalan mengenai Yesus. Tidak semua perkataan dan berita kita perlu dengar. Jangan mendengar kan tentang hal yang tidak menguatkan dan tidak membangun yang akhirnya dapat mengotori diri kita sendiri. Anda harus memastikan bahwa saat datang ke gereja tidak hanya untuk mendengar khotbah. Namun carilah pesan dari Roh Kudus untuk diri kita sesuai kebutuhan kita.

Jadi,iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.(Rom. 10:17)

Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"(Mat. 13:9)
 

2. Jangan Bereaksi, Namun Belajarlah Merespon dengan benar.

Pada saat kita menerima suatu berita, kita sebaiknya jangan langsung bereaksi, karena dengan berekasi akan membuat kita menjadi panik. Namun sebaiknya meresponlah, yaitu mendengarkan, kemudian dipertimbangkan dan mencaritahu apa yang harus di lakukan dalam menghadapi berita yang di dengar, setelah itu baru bertindak. dengan demikian tindakan yang di lakukan tidak akan merugikan diri sendiri dan tidak akan menimbulkan kepanikan. Allah ingin kita memiliki respon yang benar, bukan cepat bereaksi.

4. Jangan Putus Asa dalam  Mencari Tuhan.

Tuhan sebenarnya lebih tertarik kepada manusianya, dari pada menyelesaikan masalah manusia, karena dimata Tuhan, persoalan itu baik bagi manusia. Oleh karena itu anda jangan pernah berhenti dan putus asa pada saat Tuhan belum menjawab doa-doa kita. Tetaplah berdoa dan berharap kepada Tuhan karena Tuhan lebih tahu apa yang terbaik untuk diri kita.
 

5.  Kita Harus Fokus pada YESUS, bukan fokus pada Masalah.
Pada saat kita hanya fokus hanya pada masalah, tanpa kita sadari masalah tersebut akan mengembang dan akan mempersulit keadaan. Namun pada saat kita berfokus pada YESUS, yang akan kita dapatkan yaitu sebuah Pengharapan, Penghiburan, dan jalan keluar. Oleh karena itu jalani hidup kita dengan berfokus dan mata kita tertuju hanya pada Tuhan saja.


6. Kita harus Tahu siapa Jati Diri kita didalam Tuhan.
 
Bartimeus adalah seorang yang buta, namun dia percaya bahwa dirinya sangat berharga. Kita harus tahu dan sadar bahwa kita adalah orang yang diperlengkapi dengan kuasa Tuhan dan berharga dimata-Nya. Apapun keadaan kita sekarang ini, kita tetap bernilai. Seringkali kita menganggap diri kita rendah, tidak mampu, tidak percaya diri. Anggapan seperti ini yang membuat kita tidak berani melangkah. Maka sebaiknya mulai memandangi gambar diri kita sebagai orang yang positif dan berharga.

7. Jangan pernah Menyalahkan orang lain, belajar Bertanggung Jawab.

Seseorang yang melemparkan kesalahan pada orang lain adalah orang yang tidak bertanggung jawab. Apabila kita ingin mengalami terobosan dan kemenangan, mulailah mengambil tanggung jawab kita bersama Tuhan. Iman kita akan berkembang dengan cara saat kita mulai melatihnya pada saat kita mengalami sebuah tantangan atau masalah.

8. Memiliki Rasa Optimisme.

Bartimeus sangat percaya, bahwa dia masih mempunyai harapan. Demikian juga dengan kita, jangan merasa kita sudah tidak punya harapan. Karena pengharapan tersebut akan datang dengan kita mulai banyak duduk diam di kaki Tuhan, berdoa, menyembah, dan merenungkan Firman Tuhan. Pada saat kita melakukan hal-hal ini, maka otomatis kita akan di beri hikmat dari Tuhan. Pada saat hikmat Tuhan tersebut turun, kita akan mampu karena memiliki pengharapan untuk menyelesaikan tantangan.

Pada saat menjalani kehidupan ini, kita pasti akan mengalami banyak permasalahan, namun pada saat ini melalui Firman Tuhan, kita semua di ingatkan untuk Pantang Menyerah. Tuhan menginginkan kita supaya tidak mendengarkan berita atau hal negatif diluar sana, namun sebaiknya mulai memperbanyak mendengarkan Firman Tuhan, bukan hanya itu saja, namun mulailah memiliki Respon yang positif terhadap masalah dan jangan putus asa dalam mencari Tuhan, karena Tuhan akan dapat menyelesaikan setiap masalah demi masalah yang ada dan Tuhan ingin kita tetapi berfokus kepada Tuhan, tidak fokus pada masalah yang sedang kita hadapi. Dengan kita berfokus dan mata kita tertuju kepada Tuhan, kita akan meyakini Tuhan lebih besar daripada masalah kita, kemudian kita harus menyadari tentang siapa jati diri kita, bahwa kita adalah orang yang diperlengkapi dengan kuasa Tuhan dan berharga dimata-Nya kemudian jangan pernah menyalahkan orang lain, dan mulai belajar bertanggung jawab.

Apa saja yang terjadi yang menimpa dalam kehidupan kita, sebaiknya jangan pernah menyerah karena pertolongan kita semuanya datang dari Tuhan. Yang sangat penting yaitu kita harus menyadari bahwa sumber kekuatan kita adalah dari TUHAN dan berbagai solusi tetap ada jalan keluarnya bagi semua orang yang percaya pada-Nya.

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال