Jakarta (WARTA.TV) - Beberapa hari ini suhu udara pada siang hari terasa sangat teramat panas. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat suhu udara di wilayah Indonesia menjacapai 37-38°Celsius.

Apa penyebabnya? Bagaimana kita mengantisipasinya ?

Faktor Penyebab Suhu Meningkat :

  • Gerak Semu Matahari Gerak semu matahari sejak september berada di atas khatulistiwa dan terus bergerak kearah selatan. Kondisi ini menyebabkan radiasi matahari yang diterima permukaan bumi di Indonesia menjadi lebih banyak dan meningkatkan suhu udara di siang hari.
  • Kondisi Atmosfer Atmosfer di wilayah Indonesia bagian selatan relative kering sehingga sangat menghambat pertumbuhan awan yang bisa berfungsi menghalangi panas terik matahari.


Ini 10 Kota dengan Rata-Rata Terpanas :

Jakarta = 33°C Lampung = 33°C Palembang = 37°C Semarang = 36°C Surabaya = 36°C Mataram = 33°C Banjarmasin = 34°C Samarinda = 33°C Makassar = 33°C Manado = 36°C

Dalam waktu sekitar satu minggu kedepan masih ada potensi suhu terik di sekitar wiayah Indonesia mengingat posisi semu matahari masih akan berlanjut ke selatan dan kondisi atmosfer yang masih cukup kering sehingga potensi awan yang menghalangi terik matahari juga sangat kecil pertumbuhannya.

Dampak Cuaca panas Terhadap Kesehatan :

  1. Dehidrasi
  2. Kejang Otot akibat panas (heat cramp)
  3. Lelah akibat panas (heat exhaustion)
  4. Pingsan akibat panas (heat syncope)
  5. Sengatan panas (heat stroke)


Antisipasi Cuaca Panas :

  • Minum air putih yang cukup untuk menghindari dehidrasi pada tubuh
  • Kenakan pakaian yang melindungi kulit dari sinar matahari jika beraktivitas di ruang terbuka
  • Waspadai dampak kebakaran hutan dan lahan khususnya (karhutla) seperti kabut asap diwilayah wilayah yang memiliki potensi tinggi karhutla.


Sumber : Mulyono R. Prabowo, Deputi Bidang BMKG
Warta.tv

Warta.Tv

Terimakasih telah berkunjung di warta.tv.

Post A Comment:

0 comments: