Jakarta (WARTA.TV) - Setelah resmi di lantik menjadi Presiden periode kedua, Joko Widodo menyampaikan 5 program prioritas kerja yang bakal di laksanakan bersama Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan semua jajaran menterinya nanti.

Ini 5 Program Prioritas Kerja Presiden Jokowi

1. Pembangunan sumber daya manusia.

Jokowi menyebutkan bahwa pembangunan sumber daya manusia akan menjadi menjadi prioritas utama.

Upaya tersebut dilakukan untuk merespons bonus demografi yang menciptakan peluang tersendiri.

Presiden Jokowi ingin menciptakan generasi pekerja keras yang dinamis, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kita perlu endowment fund yang besar untuk manajemen SDM kita. Kerja sama dengan industri juga penting dioptimalkan," kata Jokowi di Gedung Parlemen, Jakarta, Minggu (20/10/2019).

2. Pembangunan infrastruktur

Hal kedua yang menjadi prioritas Jokowi yakni pembangunan infrastruktur.

Pembangunan infrastruktur, imbuh Jokowi akan terus dilanjutkan untuk mendukung aktivitas masyarakat.

Termasuk untuk mendukung pengembangan perekonomian dan kemudahan aksesibilitas.

3. Penyederhanaan segala bentuk kendala regulasi

Hal ketiga yang disampaikan Jokowi yakni terkait rencananya untuk menyederhanakan segala bentuk kendala regulasi.

Karena itu, Jokowi akan mengajak DPR untuk menerbitkan 2 undang-undang besar. Pertama UU Cipta Lapangan Kerja dan UU Pemberdayaan UMKM

UU tersebut akan merevisi Undang-Undang yang dinilai menghambat tercapainya lapangan kerja dan UMKM.

4. Penyederhanaan birokrasi

Jokowi juga bertekad untuk memotong birokrasi yang panjang dan penyederhanaan eselonisasi.

Ia mengaku akan membuat eselon menjadi dua level saja, yaitu tingkat fungsional yang menghargai kompetensi dan keahlian

5. Transformasi ekonomi

Poin terakhir, Jokowi juga menyampaikan bahwa negara akan fokus pada upaya transformasi dari ketergantungan sumber daya alam ke daya saing manufaktur dan jasa modern yang mempunyai nilai tambah tinggi bagi kemakmuran bagsa.
Warta.tv

Warta.Tv

Terimakasih telah berkunjung di warta.tv.

Post A Comment:

0 comments: